Sarahyudi

Seorang ibu rumah tangga yang berkeinginan untuk bisa menulis. Tak ragu dan malu untuk belajar pada siapapun. Berusaha terus menulis menulis dan menulis. Ibu da...

Selengkapnya

Ikhlas

Tepat pukul 4 pagi telpon mas Yudi (suami saya) berdering. Dengan cepat mas Yudi menerima panggilan itu. "Innalilahi wainnailaihirojiun". Itulah kalimat yang saya dengar. Dengan perlahan saya bangkit dari tempat tidur. Karena waktu subuh belum tiba. Maka saya segera memeriksa kondisi tiket pada android. Alhamdulillah... tiket sampit-surabaya hari ini masih tersedia. Segera saya beli 1 tiket untuk mas Yudi. Karena saat itu uang direkening saya hanya dapat membeli 1 tiket. Di tengah kesedihan saya berusaha menelpon adik untuk meminjam uang 2jt. Subhanallah walhamdulillah...diberinya saya 5jt. Sayapun segera memboking tiket untuk 3 orang. Namun jaringan tidak bersahabat dengan android saya. Dengan derai air mata saya terus berusaha. Dan akhirnya android mas Yudi dapat melakukan transaksi online.
Dengan meminta bantuan tetangga kamipun segera meluncur ke bandara H Asan Sampit.
Tepat pukul 8 pesawat berangkat. Kami tak meminta penudaan pemakaman bapak. Kami mempersilahkan kerabat yang ada di Jawa untuk menyegerakan pemakaman.
Tepat pukul 9 kami mendarat di Juanda.
Dalam perjalanan sampit surabaya.
03 04 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali