Sarahyudi

Seorang ibu rumah tangga yang berkeinginan untuk bisa menulis. Tak ragu dan malu untuk belajar pada siapapun. Berusaha terus menulis menulis dan menulis. Ibu da...

Selengkapnya

Mama

Saat mama jatuh sakit, saya punya banyak waktu bersama beliau. Berbagai hal yang dapat membuat beliau bahagia selalu diusahakan. Dalam beberapa obrolan. Mama selalu mengungkapkan bahwa beliau ingin mengumrohkan semua anak-anak beliau. Saat pertama kali hal itu beliau sampaikan. Saya mengaminkan. Tetapi setelah mengaminkan sayapun meminta beliau untuk tidak terlalu memikirkannya. Karena bagi saya hal itu bisa membuat mama banyak pikiran dan berakibat buruk pada kesehatan beliau.

Ternyata saya salah. Keinginan mama sangat didukung oleh bapak. Di tahun ke 3 mama menjalani kehidupan dengan satu tangan dan kaki yang kurang berfungsi. Mama dapat mengumpulkan uang untuk memberangkatkan abang tertua saya beserta istrinya. Uang yang terkumpulpun tanpa sepengetahuan bapak. Karena mama masih aktif sebagai kasir di toko. Jadilah mama dengan mudah menyimpan sedikit demi sedikit. Di tahun ke 4 giliran kakak kedua dan suami. Di tahun ke 5 giliran kakak ketiga dan suami.

Dan tahun ini merupakan tahun ke 6 mama menderita stroke. Giliran saya dan suami yang harus melaksanakan ibadah umroh. Aamiin...

Ke tanah suci merupakan impian saya sejak kecil. Saat mengantar almarhumah nenek berangkat ibadah haji. Mulai saat itulah saya selalu berhayal bisa kesana. Namun impian itu harus saya simpan rapi disaat hadirnya anak-anak kami. Bagi saya mengurus merekaa adalah kewajiban saya dan tak bisa diwakilkan pada orang lain. Hal itulah yang membuat saya menolak tawaran adik dua tahun yang lalu.

Kini kesempatan itu datang lagi dari orang tua. Bismillah...

Kami segera mempersiapkan keperluan untuk keberangkatan. Walau awalnya saya masih berusaha menolak. Karena keegoisan saya yang katanya tidak ingin merepotkan orang tua. Hingga meneteskan air mata mama. Saya segera bersujud mohon ampun pada beliau dan tak lupa meminta ridho dan do'a dari beliau.

Ampuni hamba ya Allah. Itulah do'a sepanjang malam ini. Dan saya selipkan do'a agar kami punya biaya untuk mengajak ibu mertua bareng kami ke tanah suci bulan depan.

Aamiin...

Menyongsong pagi, 12 10 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah semoga ibu sekeluarga sehat selalu

12 Oct
Balas

Aamiin... Terimakasih pak Terkirim do'a yang sama untuj bapak sekeluarga

12 Oct

Yang penting sudah ada niat yang tulus dalam hati untuk haji atau umrah, selanjutnya Allah yang mengatur keberangkatan kita

12 Oct
Balas

Insya allah semua indah pada waktunya pak. Terimakasih atas supportnya

12 Oct

Subhanallah...senangnya bisa melaksanakan ibadah umroh....semoga mama bunda Sarahyudi selalu diberi keberkahan oleh-Nya....

12 Oct
Balas

Aamiin... Terimakasih bu

12 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali