Sarahyudi

Seorang ibu rumah tangga yang berkeinginan untuk bisa menulis. Tak ragu dan malu untuk belajar pada siapapun. Berusaha terus menulis menulis dan menulis. Ibu da...

Selengkapnya

Mengabdi atau Berbakti?

Mengajar bukanlah pilihan tetapi lebih pada suratan takdir yang dimulai dari hobi. Sejak kecil saya senang sekali menghadiri perkumpulan orang-orang yang belajar. Entah itu belajar ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Bahkan tidak jarang saya (saat masih kecil) disuruh menjauh karna yang mereka lakukan dianggap berbahaya bagi anak-anak. Seperti saat ibu-ibu praktek memasak dan mulai menyalakan api dengan menggunakan kayu bakar. Hehehe... maklum kami tinggal di pedalaman Kalimantan.

Pengabdian saya pada dunia pendidikan tercatat sejak tahun 2005. Namun sejak empat tahun terakhir pengabdian saya mulai goyah. Hal itu karena ibu (biasa kami panggil mama) kami mengalami stroke ringan. Tangan dan kaki kiri beliau tidak mampu lagi beraktifitas. Selama tiga tahun mama mau tinggal bersama saya dan keluarga. Namun semenjak setahun terakhir mama memutuskan untuk tinggal bersama bapak yang beda Kecamatan dengan kami.

Dengan alasan agar bapak ada teman di rumah. Saya tak bisa menghalangi keinginan mama. Setiap hari sabtu sepulang sekolah saya dan anak-anak segera ke rumah orang tua. Tak banyak yang mampu kami lakukan untuk beliau. Tapi paling tidak kami dapat mengajak mama dan bapak ngobrol. Setelah beberapa kali kami berkunjung. Hal itu (kunjungan kami) menjadi suatu hal yang sangat dinantikan beliau berdua. Apabila bakda dzuhur kami belum sampai di kediaman beliau. Maka bapak segera menelpon dan menanyakan posisi kami dimana?

Setelah sepuluh bulan berlalu saya mulai berpikir untuk pindah tempat tinggal. Yakni ke rumah orang tua agar kami bisa lebih dekat dengan beliau. Shalat istikharah adalah satu cara yang saya tempuh. Karena untuk meninggalkan kampung yang telah delapan belas tahun saya tinggali bukan hal mudah. Telah banyak tanggung jawab yang saya sanggupi di kampung. Terutama tentang pendidikan anak-anak yang mana saya telah memilih untuk membuka TK-TP Al qur'an sejak tahun 2001 yang disertai dengan menjadi salah seorang guru di Tama Kanak-kanak.

Namun saat menatap wajah mama dan bapak yang tak sekencang dulu ditambah dengan semakin lambatnya gerak tubuh beliau berdua. Membuat saya harus berani mengambil keputusan. Memusyawarahkan dengan suami tak lupa saya lakukan. Ada sedikit wanti-wanti yang dikemukakan oleh suami saya. Yakni tentang pendidikan anak-anak kami. Namun saya berusaha meyakinkan bahwa anak-anak akan mampu dan cepat beradaptasi di lingkungan yang baru nanti.

Di bulan yang penuh berkah ini. Dengan mengucap Bismillah... saya akan segera hijrah (pindah tempat tinggal) untuk berbakti pada orang tua.

Bakda isya

22 05 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Pilihan yang tepat dan akan berbalas jannah, saudariku. Mereka ladang pahala. Ridho Allah kepada kita tergantung pada ridho mereka. Ada do'a yang dikirimkan dari Medan untuk menguatkan saudariku di kalimantan. Semoga sehat-sehat selalu, diberi kekuatan zahir bathin untuk berbakti kepada kedua orang tua. Semoga mencapai mardhatillah. Barakallah...ukhti.

22 May
Balas

Aamiin... Jazakillahu khairan Sangat bangga punya saudari yang luar biasa. Pian dapat salam dari mama bu ae.

23 May

Doa yg sm buat Bunda Sarahyudi, smg penj diberi kesabaran utk merawat ortu. Berat mmg, krn sy jg pernah mengalami merawat ortu. Smg sang suami jg diberikan hidayah dan kesabaran, menyayangi mertua spt ortu sendiri. Sukses sll utk Bunda sekelg. Salam ramadan penuh berkah. Aamiin.

23 May
Balas

Aamiin... Jazakillahu khairan.

23 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali